Selasa, 19 April 2022

Keuntungan Memulai Bisnis

Keuntungan Memulai Bisnis Sejak Dini

Banyak anak-anak muda yang mulai menggeluti bisnis. Baik itu bisnis yang berasal dari orang tua, maupun mulai menjalankan bisnis. Banyak perguruan tinggi yang juga sudah mulai mensupport untuk meningkatkan minat wirausaha kepada para mahasiswanya.

Pada usia muda ini terutama mahasiswa, masih banyak kebimbangan di diri mereka. Apakah ingin punya usaha sendiri atau bekerja di perusahaan. Hal itu tidak salah, karena semua tujuannya adalah untuk mencapai masa depan mereka. Sekarang kita akan lebih fokus membahas mengenai memulai bisnis saat usia muda. Sekarang sudah mulai banyak anak muda yang mulai menjalankan bisnis. Meskipun bisnisnya masih asal-asalan atau hanya sebagai reseller. Tetapi mampu mengasah jiwa wirausaha dari sejak dini.

Ada beberapa keuntungan dan kerugian yang bisa dirasakan saat memulai bisnis sejak saat usia muda. Apa saja keuntungan memulai bisnis saat usia muda, antara lain:

  1. Pengalaman Berharga.
  2. Memperoleh Pendapatan.
  3. Sebagai tantangan yang menarik.
  4. Memiliki wawasan yang lebih luas.
  5. Mengasah Mental.
  6. Memperoleh kepercayaan.
  7. Memperluas jaringan.

Minggu, 17 April 2022

Penjualan Kredit

Alur Penjualan Kredit

Untuk proses penjualan kredit, umumnya pembayaran dilakukan dengan cara bertahap. Dalam hal ini, barang yang diinginkan akan diberikan pada pihak pelanggan setelah pelanggan membayar uang muka. 

Sementara untuk sisa pembayarannya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Pemberian jangka waktu tersebut disesuaikan dengan perjanjian di antara keduanya. Dalam hal ini, pihak pelanggan umumnya akan menyesuaikan nominal pembayaran cicilan dengan kemampuan yang dimilikinya. 

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan penjualan kredit. Bagian selanjutnya yang tidak boleh Anda lewatkan adalah mengenal alur transaksi yang dimilikinya. Berikut uraian singkat dari setiap tahapan yang dilakukannya : 

  • Dimulai dari permintaan pembeli yang juga disertai dengan surat permintaan atau order. 
  • Setelah itu, dilakukan negosiasi di antara pihak penjual dan pembeli. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan kesepakatan di antara keduanya. 
  • Pihak penjual menerima aplikasi kredit yang diajukan. 
  • Kemudian pemeriksaan dari formulir aplikasi yang diajukan.
  • Lalu, pihak penjual melakukan survey untuk memastikan kondisi pelanggan sesuai dengan syarat yang dibutuhkan. 
  • Memasuki tahap pertimbangan dan juga persetujuan yang umumnya dilakukan oleh atasan penjual. 
  • Apabila permohonan pembelian disetujui, maka akan dilanjutkan dengan proses penjualan. Namun jika tidak maka permohonan akan dikembalikan pada pihak pelanggan atau pembeli.
  • Pembuatan surat perjanjian.
  • Pembuatan bukti invoice.
  • Penyerahan barang yang dilakukan pada pelanggan secara langsung.

Sabtu, 16 April 2022

Transaksi Penjualan

Alur Transaksi Penjualan Tunai

Transaksi penjualan tunai biasanya bebas dari resiko kerugian akibat tidak terbayarnya barang. Alur penjualan tunai ini sebaiknya dibuat sesederhana mungkin agar dapat melayani pelanggan atau pembeli dengan baik. Alur transaksi penjualan tunai dapat digambarkan sebagai berikut : 

1. Kegiatan penjualan dimulai dari adanya permintaan dari pelanggan atau pembeli baik secara lisan maupun tertulis.

2. Bukti permintaan barang atau jasa dari pelanggan atau pembeli adalah surat permintaan atau disebut order.

3. Melakukan negosiasi dengan pelanggan atau pembeli.

4. Bukti negosiasi dengan pelanggan adalah notulen yang berisi catatan kesepakatan sementara.

5. Membuat dan menandatangani surat perjanjian.

6. Membuat invoice atau faktur dengan benar dan teliti, sehingga tidak merugikan kedua belah pihak yaitu perusahaan dan pelanggan/pembeli.

7. Invoice atau faktur dibuat beberapa rangkap untuk kepentingan administrasi perusahaan maupun pelanggan/pembeli.

8. Memeriksa kesesuaian barang yang dijual dengan pesanan pembeli.

9. Apabila barang dagangan sesuai dengan pesanan pelanggan/pembeli, maka barang dikirim kepada pelanggan/pembeli.

10. Apabila terdapat ketidaksesuaian antara barang yang dijual dengan pesanan pelanggan/pembeli, maka barang dikembalikan ke gudang.

11. Memeriksa kesesuaian ivoice asli dan rangkapnya.

12. Apabila sudah sesuai, selanjutnya menerima pembayaran.

13. Memeriksa uang tunai yang dibayarkan dengan teliti baik jumlah maupun keaslian uang.

14. Membuat bukti transaksi penerimaan uang berupa kuitansi sesuai dengan jumlah uang yang diterima

15. Membuat surat jalan untuk kepentingan pengiriman barang kepada pelanggan/pembeli.

16. Mengirimkan barang yang dijual kepada pelanggan/pembeli

Rabu, 13 April 2022

Tahapan Transaksi Pembelian

Tahapan Alur Transaksi Pembelian

Secara singkat, alur transaksi pembelian meliputi beberapa tahapan berikut ini, antara lain : 
  1. Permintaan Barang (Material Request)
  2. Permintaan Penawaran Harga (Quotation)
  3. Pemesanan Pembelian (Purchase Order)
  4. Penerimaan Barang
  5. Pembayaran
  6. Retur Pembelian
Pesanan Pembelian (Purchase Order)

Dalam suatu alur transaksi pembelian ada salah satu tahap yang dinamakan dengan Pesanan Pembelian (Purchase Order). Purchase order biasanya diajukan setelah adanya permintaan pengadaan oleh pihak gudang ke bagian pembelian menggunakan form yang dinamakan Material Request (MR) atau Permintaan Barang.

Form ini berisi pengajuan pengadaan barang jenis apa saja dan berapa jumlah barang yang harus dipesan. Permintaan ini diketahui oleh manajer terkait atau penanggung jawab gudang.

Setelah itu, terjadilah proses pembuatan PO oleh bagian pembelian. Proses yang terjadi dalam PO seperti perintah penawaran untuk memilih pemasok atau tender termasuk kontrak, penerbitan PO yang telah disetujui pihak berwenang, dan penyerahan/ pengiriman PO ke pemasok. PO bisa dianggap juga sebagai surat jalan kepada pemasok yang ditunjuk sebelum terjadinya penerimaan barang/jasa.

Penerimaan Barang

Setelah PO diproses oleh pemasok, terjadilah penerimaan barang atau jasa sesuai dengan pesanan yang diajukan di dalam PO.

Tahap penerimaan barang atau jasa ini berupa penerbitan surat tanda terima barang kepada pemesan oleh pemasok, dan pengakuan adanya barang/ jasa masuk ke dalam pembukuan pemesan.

Faktur atau Invoice

Setelah barang atau jasa diterima, bagian pembelian menerima faktur (invoice) yang diterbitkan oleh pemasok berisi perincian pembelian barang atau jasa beserta nilai pajak dan diskon (jika digunakan), dan jumlah bersih pembelian.

Faktur ini juga digunakan sebagai tagihan atas pembelian yang belum dibayar. Invoice harus cocok dengan PO, tanda terima barang, dan jumlah pengakuan utang.

Pembayaran

Selanjutnya adalah tahap pembayaran utang usaha oleh pembeli kepada pemasok sesuai dengan invoice yang diterima sebelumnya. Pembayaran utang usaha dapat menggunakan metode tunai atau giro.

Retur

Sesungguhnya retur dapat saja dilakukan sebelum terjadinya pembayaran dan retur pun dilakukan jika memang terdapat kesalahan kirim oleh pemasok atau memang ada kecacatan barang atau ada alasan khusus lainnya.

Retur ini akan mengakibatkan berkurangnya jumlah barang yang telah diakui sebelumnya termasuk berkurangnya jumlah utang usaha (jika utang masih bersaldo atau belum dibayar) atau bertambahnya jumlah kas (jika telah ada pembayaran secara tunai).

Selasa, 12 April 2022

Transaksi Pembelian

Mengetahui apa itu Transaksi Pembelian dan Jenisnya

Pengertian Transaksi Pembelian

Transaksi pembelian adalah suatu aktivitas untuk mendapatkan barang atau jasa dengan cara menukarkan sejumlah uang yang senilai dengan barang atau jasa yang diperolehnya.

Secara praktik kita tidak asing lagi dengan transaksi pembelian. Karena pada dasarnya setiap kali kita melakukan transaksi jual beli, kita juga ikut andil dalam transaksi pembelian tersebut.

Jenis Alur Transaksi Pembelian

1. Transaksi Pembelian Tunai

Transaksi pembelian tunai merupakan proses terjadinya transaksi pembelian yang dilakukan dengan cara pembayaran tunai. Pembayaran secara tunai juga seringkali disebut cash. Artinya pembayaran atas transaksi tersebut dilakukan pada saat itu juga.

Hingga saat ini pembayaran tunai dengan menggunakan uang secara langsung masih sering terjadi dan dilakukan hampir oleh semua masyarakat.

Tetapi pembayaran tunai sebenarnya tidak hanya menggunakan uang secara langsung saja. Tetapi pembayaran juga bisa dilakukan dengan menggunakan fasilitas dompet digital. Misalnya dengan menggunakan e-wallet atau bisa juga pembayaran menggunakan kartu debet bank.

2. Transaksi Pembelian Online

Transaksi ini berbanding terbalik dengan transaksi pembelian tunai yaitu transaksi pembelian Online. Sistem pembayaran yang seperti ini sekarang juga semakin banyak dilakukan oleh beberapa pembeli. Pembelian menggunakan sistem ini biasanya terjadi di e-commerce.

Pembelian secara Online juga banyak dijumpai di beberapa merchant yang ada di mall atau plaza di beberapa kota besar. Mereka memberikan fasilitas bagi para pembeli untuk membayar secara Online.

Sistem transaksi pembelian seperti ini tampaknya juga seolah menjadi trend di masa kini. Jadi kalian bisa membeli barang atau jasa namun pembayarannya dilakukan dengan menggunakan sistem Online.

Senin, 11 April 2022

Jenis Transaksi

Jenis-jenis Transaksi secara umum dan jenis transaksi dalam perusahaan

Jenis Transaksi secara umum

1. Transaksi Internal

Transaksi internal merupakan transaksi yang terjadi di dalam internal perusahaan yang dampaknya akan memberikan perubahan ekonomi di perusahaan itu sendiri.

Jenis transaksi ini hanya melibatkan pihak-pihak internal perusahaan saja, atau tanpa ada campur tangan pihak eksternal.

Contoh transaksi internal, antara lain :

  • Pemanfaatan perlengkapan kantor
  • Penghapusan piutang usaha
  • perubahan nilai finansial perusahaan
  • pengalokasian beban usahausaha
2. Transaksi Eksternal

Transaksi eksternal adalah jenis transaksi yang terjadi antar pihak internal perusahaan dengan pihak luar perusahaan yang berposisi sebagai mitra dagang atau mitra transaksi.

Contoh transaksi eksternal, antara lain :

  • Transaksi penjualan dan pembelian dengan perusahaan lain
  • Proses pembayaran utang piutang
Jenis Transaksi dalam perusahaan dagang

Setelah mengetahui jenis transaksi secara umum, maka dalam transaksi perusahaan dagang, jenis-jenis transaksi tersebut dapat diturunkan menjadi beberapa transaksi yang lebih sempit lagi, antara lain:

  • Penjualan barang dagang
  • Retur penjualan dan pengurangan harga
  • Potongan penjualan
  • Pembelian barang dagang
  • Retur pembelian barang
  • Beban angkut pembelian
  • Penerimaan piutang
  • Pembayaran utang
  • Persediaan barang dagang

Alur Transaksi Pembelian

Mengetahui apa itu alur transaksi pembelian

Pembelian adalah salah satu bagian atau divisi suatu perusahaan. Bagian pembelian harus memiliki sinergi kinerja dengan bagian lainnya misalnya gudang. Bagaimana alur transaksi pembelian yang selalu diterapkan?

Secara sederhana, pembelian menggambarkan transaksi barang atau jasa kepada pemasok yang kemudian terjadi penerimaan barang atau jasa yang dimaksud.

Pengertian Alur Transaksi

Alur transaksi adalah suatu aktivitas yang terjadi di dalam perusahaan yang mana prosesnya dari awal sampai akhir tercatat secara terstruktur. Dan dari aktivitas ini akan menyebabkan adanya perubahan pada modal, aset, dan utang.

Ada pula yang menyebutkan, alur transaksi adalah proses terjadinya pertukaran baik uang dengan barang maupun jasa. Praktek alur transaksi ini sering terjadi dan di temui di pasar.

Namun, secara singkatnya, alur transaksi adalah proses perjalanan pembayaran dari awal persetujuan antara penjual dan pembeli hingga penyelesaian pembayaran itu sendiri



Bijak Bermedia Sosial

  Alasan Mengapa harus Bijak dalam menggunakan Media Sosial                   Perkembangan teknologi informasi membawa sebuah perubahan da...