Senin, 21 Februari 2022

Spesifikasi Produk

Mengetahui Apa Itu Spesifikasi Produk


A. Pengertian Spesifikasi

Kebutuhan manusia yang beragam dan mengalami perkembangan seiring waktu memunculkan banyak alat pemuas kebutuhan dengan beragam jenis.

Menurut Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP), yang dimaksud dengan spesifikasi adalah karakteristik total dari barang atau jasa yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan pengguna barang atau jasa yang dinyatakan secara tertulis. Dari pengertian tersebut, ada tiga hal yang harus dipahami yaitu sebagai berikutberikut :

1. Memenuhi kebutuhan adalah ketika barang atau jasa memenuhi kriteria tertentu maka kebutuhan minimum pengguna barang atau jasa tersebut juga akan terpenuhi.

2. Memenuhi keinginan adalah ketika barang atau jasa memenuhi kriteria tertentu maka barang atau jasa tersebut dipandang memiliki nilai tambah bagi pengguna barang atau jasa.  

3. Secara tertulis adalah kebutuhan dan keinginan tersebut tertuang dalam dokumen kontrak tertulis yang telah disepakati.

B. Elemen Spesifikasi

Tujuan Spesifikasi adalah agar penyedia barang atau jasa memperoleh informasi yang utuh sebelum memasok barang atau jasa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pengguna.

Maka dari itu, terdapat tiga elemen yang harus diperhatikan oleh pengguna ketika menyusun spesifikasi yaitu : 

1. Kualitas barang atau jasa adalah tingkat mutu barang atau jasa yang meliputi fungsi, keandalan, kompatibilitas, dan lain sebagainya.

2. Kuantitas, Waktu dan Lokasi adalah jumlah barang atau jasa yang dibutuhkan oleh pengguna. Adapun yang dimaksud dengan waktu dan lokasi adalah waktu yang telah disepakati terkait penyerahan barang atau jasa serta lokasi penyerahan barang atau jasa.

3. Tingkat pelayanan dan pelayanan purna jual

Tingkat pelayanan mengacu pada respon yang cepat terhadap keluhan pengguna barang atau jasa. Misalnya, keluhan pengguna terhadap barang atau jasa akan ditangani paling lambat 3 x 24 jam setelahnya. Hal yang sama juga berlaku pada pelayanan purna jual.

C. Macam jenis produk

1. Merek atau nama produk adalah jenis spesifikasi yang paling mudah dikomunikasikan oleh pengguna kepada penyedia barang atau jasa terutama untuk barang atau jasa yang merupakan paten.

2. Standar industri, pengguna memiliki ruang untuk membuat spesifikasi atau standar sendiri dengan tetap mengacu pada beberapa standar eksternal seperti standar industri, standar nasional, standar regional, dan standar internasional.

3. Sampel, melalui sampel penyedia dapat dengan mudah memahami apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh pengguna. 

4. Spesifikasi teknis adalah spesifikasi yang mendefinisikan berbagai macam karakteristik teknis dan fisik dari suatu produk. Spesifikasi teknis juga mendefinisikan pengukuran suatu produk. Dengan kata lain, spesifikasi teknis umumnya meliputi karakteristik fisik, desain yang rinci, toleransi, material yang digunakan, metode produksi, persyaratan pemeliharaan dan operasi.

5. Spesifikasi komposisi adalah spesifikasi yang menyatakan susunan zat dari suatu barang, disertai dengan karakteristik dari masing-masing unsur pembentuknya. 

6. Spesifikasi fungsi adalah spesifikasi yang dinyatakan dalam berbagai fungsi yang harus dipenuhi oleh barang atau jasa yang dibeli oleh pengguna. Adapun spesifikasi kinerja menyatakan tingkat kemampuan dan fungsi dari barang atau  jasa tersebut.

Sabtu, 19 Februari 2022

Macam - macam Display Produk

 Berbagai Macam Display Produk

1. Window display.


Window display adalah pemajangan barang dagangan di etalase atau jendela kegiatan usaha. Yang bertujuan untuk menarik minat konsumen sekaligus menjaga keamanan barang dagangan. Window display hanya memperlihatkan barang dagangan yang ditawarkan saja, tanpa dapat disentuh oleh konsumen, sehingga pengamanan menjadi lebih mudah.

2. Special display.


Special display adalah cara display barang secara khusus yang biasanya digunakan untuk barang musiman atau untuk barang-barang yang dijual secara obral.

3. Banded display


Bended adalah membendeli suatu barang yang baru di keluarkan dari gudang sebelum di display. Banded di lakukan pada barang tertentu saja, seperti barang yang berbentuk renceng. Biasanya barang-barang ini akan dijual dengan cara dikatkan, seperti sisir, cermin, dan minyak wangi diikatkan menjadi satu.

4. Visual merchandise


Visual merchandising (vm) adalah suatu tata cara pemajangan barang dagangan yang dilakukan untuk mempermudah konsumen dalam hal melihat, meraba, meneliti suatu barang yang akan dibelinya.

5. Face display


Facing display adalah pemajangan produk tampak muka, artinya pamajangan produk menghadap kearah kedepan.

Jumat, 18 Februari 2022

Tujuan Display Produk

Tujuan Display Produk

Penataan produk atau yang sering kita kenal dengan istilah display adalah suatu cara penataan produk terutama produk barang yang diterapkan oleh perusahaan tertentu dengan tujuan untuk menarik minat konsumen.

Display adalah suatu cara mendorong perhatian dan minat konsumen pada toko atau barang dan mendorong keinginan membeli melalui daya tarik penglihatan langsung (direct visual appeal).

Pelaksanaan display yang baik merupakan salah satu cara untuk memperoleh keberhasilan self service dalam menjual barang-barang. Hal ini dapat dilihat di supermarket. Adapun tujuan display yaitu sebagai berikut :

1. Attention dan interest customer, yaitu untuk menarik perhatian pembeli dilakukan dengan cara menggunakan warna-warna, lampu-lampu, dan sebagainya.


2. Desire dan action customer, yaitu untuk menimbulkan keinginan memiliki barang-barang yang dipamerkan di toko tersebut, setelah memasuki toko, kemudian melakukan pembelian.





Kamis, 17 Februari 2022

Display Produk

Penataan Produk (Display)


Saat masuk kedalam supermarket, sadar atau tidak kita pasti beneran tersihir sama apa yang ada disana. Misal, di bagian depan kita melihat tumpukan roti dan buah. Lalu lemari pendingin yang berisi banyak minuman, dan box freezer yang berisi berbagai macam ice cream. Dan lorong lorong yang penuh dengan produk food maupun non food.

Ternyata hal seperti ada bukan karena tidak sengaja. Ada ilmu yang bernama penataan produk. bayangkan saja bagaimana jika mie instant dan sabun ada di satu tempat yang sama? Pastinya kurang enak untuk dilihat dan takutnya produk food terkena wangi wangi an yang kurang sedap dari produk non food.

Mungkin orang orang lebih kenal dengan kata display dari pada penataan produk. Penataan produk (display) adalah cara mengelompokkan barang sesuai dengan jenis dan kegunaan dengan memperhatikan keindahan untuk menarik minat konsumen dan keinginan membeli produk tersebut.

Teknik-teknik Display Produk

1. Teknik Vertikal Display


Teknik ini merupakan teknik pemajangan barang yang disusun secara vertikal ke atas atau barang disusun tegak dalam rak. Display jenis ini dapat dilakukan dengan cara barang yang disusun merupakan produk yang sama dan memiliki ukuran yang berbeda. Produk dengan ukuran besar diletakkan pada bagian bawah sedangkan rak di atasnya diisi produk dengan ukuran yang lebih kecil.

2. Teknik Floor Display


Teknik ini merupakan teknik pemajangan barang yang disusun langsung di lantai tanpa menggunakan rak. Biasanya jenis teknik ini digunakan pada toko-toko atau minimarket yang memiliki area cukup luas.

3. Teknik Jumble Display


Teknik jenis ini juga dikenal dengan sebutan display promo. Teknik ini biasanya digunakan pada minimarket atau supermarket yang menawarkan barang-barang promo sehingga produk ditempatkan pada rak promo. Tak hanya itu, teknik jumble display juga perlu diperhatikan letak penempatannya yaitu pada area terbuka dan luas sehingga para konsumen dapat melihat dengan mudah.

4. Teknik Impulse Buying Display


Display jenis ini dapat pula dinamakan dengan pameran. Produk yang dijual akan ditempatkan di tempat strategis yang sering dilalui konsumen agar mudah terlihat. Hal ini bertujuan agar konsumen tertarik untuk membeli produk tersebut. Display jenis ini biasanya menggunakan rak gondola atau rak display yang berada di dekat kasir.

5. Teknik Cut Cases Display


Teknik jenis ini merupakan teknik pemajangan barang dengan menumpuk tanpa mengeluarkan produk dari kemasan karton. Akan tetapi, kemasan karton dipotong setengah sehingga produk dapat terlihat walaupun disusun menumpuk. Display jenis ini biasanya digunakan untuk produk makanan atau minuman dalam botol dan kaleng.

6. Teknik Merchandise Mix Display


Teknik jenis ini merupakan teknik pemajangan yang bertujuan untuk menawarkan produk lain yang berhubungan dengan produk yang dibeli konsumen. Pemajangan produk memanfaatkan pemajangan komplementer dengan menggunakan dua produk yang saling berkaitan.

7. Teknik Wall Display


Teknik penataan barang yang satu ini menggunakan rak yang menempel di dinding. Biasanya jenis wall display akan digunakan pada toko yang menjual aksesoris seperti tas, sepatu, pakaian, dan sebagainya. Rak yang digunakan pada teknik jenis ini merupakan slat wall rack.




Selasa, 15 Februari 2022

Keuntungan dan Kekurangan POS

Keuntungan dan Kekurangan Sistem Point Of Sale 


Point Of Sale pada setiap toko ritel mengacu pada lokasi di mana transaksi biasanya terjadi, yaitu check-outcheck-out. Sebagian besar pada toko ritel, biasanya terminal POS terdiri dari hardware komputer, software komputer, checkout software, program kasir dan hardware khusus untuk toko tertentu.

Keuntungan sistem point of sale berbasis internet

1. Solusi Point Of Sale yang real-time.
2. Kompatibel dengan sebagian besar komputer selama mereka terhubung ke internet.
3. Solusi Point Of Sale dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
4. Perangkat lunak yang dihosting di server aman dan di beberapa pusat data, sehingga informasi akan selalu dicadangkan.

Kekurangan sitem point of sale berbasis internet

1. Sering bermasalah dengan koneksi internet.
2. Jika belum memiliki perangkat keras POS, Anda harus membelinya secara terpisah.
3. Sistem POS berbasis internet sering dipasarkan dengan biaya bulanan.

Sistem atau program kasir apa pun yang nantinya diputuskan untuk kalian beli, pastikan untuk meneliti pilihanpilihan tersebut dengan saksama sebelum membeli semua jenis sistem program kasir atau aplikasi penjualan tersebut. Menilai kebutuhan, tujuan, hambatan, dan anggaran bisnis.

Perangkat lunak POS yang tepat akan membantu meningkatkan margin laba, melacak inventaris, meningkatkan efisiensi, membantu meningkatkan hubungan pelanggan, serta mengelola hubungan bisnis penting lainnya.

Senin, 14 Februari 2022

Point Of Sale (POS)

Mengetahui tentang Point Of Sale (POS)

Apa yang dimaksud dengan POS?

POS system kini sudah menjadi bagian yang penting dari operasional berbagai usaha, dan fungsinya pun kini sudah lebih dari sekedar untuk memproses transaksi penjualan.

Point Of Sale (POS) system, adalah sistem terkomputerisasi yang memanfaatkan kombinasi perangkat lunak dan perangkat keras untuk melakukan berbagai fungsi selain merekam penjualan.

Point of Sale kini sudah banyak digunakan oleh beragam jenis usaha, seperti restoran, coffee shop, barbershop, atau laundry kiloan.

Biasanya sebuah Point of Sale terdiri dari seperangkat mesin kasir, lengkap dengan cash drawer untuk menyimpan uang dan printer untuk mencetak struk.

Tetapi kini dengan berkembangnya teknologi, penggunaan mesin kasir konvensional sudah mulai digantikan oleh Point of Sale dengan sistem dan perangkat pendukung yang lebih modern.

Untuk perangkatnya saja, kini sudah banyak penyedia Point of Sale di Indonesia yang menggunakan tablet pintar berbasis Android atau iOS, ada juga yang menggunakan perangkat khusus POS yang biasa disebut terminal.

Fungsi dan manfaat POS

1. Mencatat data transaksi secara lengkap dan memprosesnya menjadi laporan yang mudah dianalisis.

2. Memberikan laporan penjualan usaha Anda secara langsung atau online.

3. Segala macam bentuk perubahan terhadap data menu seperti harga dapat dilakukan dengan cepat.

4. Jika sudah terintegrasi dengan sistem stok barang (inventory), sehingga mengantisipasi kekurangan bahan baku dan ketersediaan produk.

5. Mencetak struk pembelian bagi pelanggan, sehingga anda tidak perlu lagi menggunakan kertas nota atau kwitansi secara manual.


Minggu, 13 Februari 2022

Penataan Produk

Pengelompokkan dan Pengklasifikasian Produk

Tujuan dari pengelompokkan dan pengklasifikasian produk adalah untuk memudahkan pengelolaannya. Menurut pihak produsen atau penjual, pengklasifiakasian barang akan memudahkan dalam hal penyimpanan di gudang, penataan di ruang pajang, pengambilan dari gudang, pengawasan dan pemeliharaan bagi pihak pembeli, pengklasifikasian barang akan memudahkan untuk memilih atau menyebutkan pesanan.

Biasanya disebut juga Merchant atau Point Of Sale (POS) biasanya disusun sebagai berikut :

1. Merk produk atau pabrik.
2. Jenis produk.
3. Spesifik teknis produk.
4. Kualitas produk.
5. Warna produk.

Langkah langkah klasifikasi barang

Biasanya barang dagangan di departement store dikirim secara periodik oleh suplier berdasarkan rencana pengajuan barang.

Pada depatement store yang memiliki gedung bertingkat, golongan barang tersebut dijadikan dasar dalam pembagian lantai, berdasarkan data kelompok barang disesuaikan dengan jenis barang masing masing dan di departement store jenis barang ini didasarkan pada pembagian nama counter (bagian penjualan di toko ) misalnya :
Dari pembagian macam macam barang (counter) diklasifikasikan berdasarkan spesifikasi barang yang di jual di counter masing masing .

Bijak Bermedia Sosial

  Alasan Mengapa harus Bijak dalam menggunakan Media Sosial                   Perkembangan teknologi informasi membawa sebuah perubahan da...